Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien

Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien
12 Jan

Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien

Mutu Rumah Sakit Tiara Sella

Adalah derajat kesempurnaan pelayanan Rumah Sakit Tiara Sella untuk memenuhi kebutuhan masyarakat konsumen akan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar profesi dan standar pelayanan dengan menggunakan potensi sumber daya yang tersedia di Rumah Sakit Tiara Sella secara wajar, efisien, efektif serta diberikan secara aman dan memuaskan sesuai dengan norma, etika, hukum dan sosiobudaya dengan memperhatikan keterbatasan dan kemampuan Rumah Sakit  dan masyarakat konsumen.

Kegiatan Peningkatan Mutu Rumah Sakit

Kegiatan ini dari peningkatan mutu rumah sakit adalah penilaian indikator mutu. Indikator mutu adalah suatu cara untuk menilai penampilan suatu kegiatan yang
berkaitan dengan mutu, dengan menggunakan instrumen. Indikator merupakan
variable yang digunakan untuk menganalisis suau perubahan. Menurut WHO,
indikator adalah variable untuk mengukur perubahan.

  1. Penyusunan indikator mutu
  2. Jenis indikator mutu
  • Indikator klinis
  • Indikator manajerial
  • Indikator sasaran keselamatan pasien rumah sakit
  • JCI Library of Measure
  1. Kamus Profil Indikator Mutu

Adalah kumpulan profil yang ada di dalam indikator mutu sebagai acuan dalam
pelaksanaan pelayanan. Kamus profil indikator berisi poin-poin indikator mutu
dari tiap unit rumah sakit dimana didalamnya mencakup judul, dimensi mutu,
tujuan, definisi operasional, nominator, denominator, frekuensi pengumpulan
data, periode analisa, sumber data, PIC, standar dari indikator mutu sebagai
acuan dalam pelaksanaan indikator mutu.

  1. Sosialisasi Indikator Mutu

Adalah proses pemberitahuan isi dari indikator mutu pada unit terkait untuk
dilaksanakan di unit masing-masing. Hasil pencapaian indicator mutu
disosialisasikan kepada unit terkait agar unit tersebut dapat melakukan tindak
lanjut atas angka capaian indikator mutu yang telah didapat.

  1. Trial Indikator Mutu

Adalah proses uji coba indikator mutu pada unit terkait untuk dinilai validitas,
reliabel, sensitivitas dan spesifik pada suatu indikator mutu yang telah dibuat.

  1. Implementasi Indikator Mutu

Adalah suatu tindakan atau pelaksanaan dari sebuah indikator mutu yang sudah
disusun secara matang dan terperinci.

  1. Validasi Indikator Mutu

Adalah sebuah data atau informasi yang sesuai dengan keadaan senyatanya.
Hasil pelaksanaan indikator mutu pada unit terkait dilakukan pembuktian
dengan cara yang sesuai bahwa setiap prosedur, kegiatan atau mekanisme yang
digunakan dalam prosedur dan pengawasan apakah sudah mencapai hasil yang
diinginkan/sesuai target (minimal sesuai dengan standar pelayanan minimal
rumah sakit).

  1. Pencatatan dan Pelaporan Indikator Mutu

Adalah melakukan pencatatan data penyelenggaraan tiap kegiatan indikator
mutu unit dan melaporkan data tersebut kepada Direktur berupa laporan
lengkap pelaksanaan indikator mutu dengan menggunakan format yang
ditetapkan.

  1. Analisis Data Indikator Mutu

Adalah instrumen atau data yang diorganisir, diklasifikasi sampai pengambilan
keputusan yang digunakan dalam setiap langkah untuk mengukur hasil akhir.

  1. Benchmarking Indikator Mutu dengan Rumah Sakit Yang Se-tipe

Adalah proses yang sistematis dan berdasarkan data untuk peningkatan
berkesinambungan yang melibatkan perbandingan dengan pihak internal dan
atau eksternal untuk mengidentifikasi, mencapai, dan mempertahankan best
practice..

  1. Publikasi Data Indikator Mutu

Adalah penyiaran dan pemaparan macam-macam indikator mutu kepada unitunit
terkait agar dilaksanakan di lapangan. Publikasi antara lain dapat
dilaksanakan melalui website, media informasi, mading dan sosialisasi baik
tertulis maupun lisan.

  1. Evaluasi Dan Tindak Lanjut (Monitoring Dan Evaluasi) Indikator Mutu

Adalah proses analisis, penilaian dan pengumpulan informasi secara sistematis
dan kontinyu terhadap indikator mutu sehingga dapat dijadikan koreksi untuk
penyempurnaan indikator mutu selanjutnya.

  1. Pelaporan ke Direksi

Adalah melaporkan hasil dari kegiatan yang dilakukan oleh Komite PMKP kepada direksi. Pelaporan dilaksanakan setiap tri bulan sekali.

RISK GRADING MATRIX

PROBABILITAS/FREKUENSI/LIKELYHOOD

Level

Frekuensi

Kejadian actual

1

Jarang

Dapat terjadi dalam lebih dari 5 tahun

2

Tidak biasa

Dapat terjadi dalam 2 – 5 tahun

3

Kadang-kadang

Dapat terjadi tiap  1 – 2 tahun

4

Kemungkinan

Dapat terjadi beberapa kali dalam setahun

5

Sering

Terjadi dalam minggu / bulan

 

DAMPAK KLINIS/CONSEQUENCES/SEVERITY

Level

DESKRIPSI

CONTOH DESKRIPSI

1

Insignificant

Tidak ada cedera

2

Minor

  • Cedera ringan
  • Dapat diatasi dengan pertolongan pertama, 

3

Moderate

Cedera sedang

Berkurangnya fungsi motorik / sensorik / psikologis atau intelektual secara reversibel  dan tidak berhubungan dengan penyakit yang mendasarinya

  • Setiap kasus yang memperpanjang perawatan

4

Major

  • Cedera luas / berat
  • Kehilangan fungsi utama  permanent (motorik,      sensorik, psikologis, intelektual) / irreversibel, tidak berhubungan dengan penyakit yang mendasarinya

5

Cathastropic

  • Kematian yang tidak berhubungan dengan perjalanan penyakit yang mendasarinya

 

RISK GRADING MATRIX

 

Frekuensi/

Likelihood

Potencial Concequences

Insignificant

1

Minor

2

Moderate

3

Major

4

Catastropic

5

Sangat Sering Terjadi

(Tiap mgg /bln)

5

Moderate

Moderate

High

Extreme

Extreme

Sering terjadi

(Bebrp x /thn)

4

Moderate

Moderate

High

Extreme

Extreme

Mungkin terjadi

(1-2 thn/x)

3

Low

Moderate

High

Extreme

Extreme

Jarang  terjadi

(2-5 thn/x)

2

Low

Low

Moderate

High

Extreme

Sangat jarang sekali (>5 thn/x)

1

Low

Low

Moderate

High

Extreme

 

TINDAKAN

Can be manage by procedure

Clinical Manager / Lead Clinician should assess the consequences againts cost of treating the risk

Detailed review & urgent treatment should be undertaken by senior management

Immediate review & action required at Board level. Director must be informed

RS Tiara Sella